BismiLLah,
Risalahku untuk orang-orang yang lupa akan kematian dan akhirat serta orang-orang yang selalu bermaksiat dan melanggar aturan Allah.
Jagalah pikiranmu, karena akan menjadi perkataanmu...
Jagalah perkataanmu, karena akan menjadi perbuatanmu...
Jagalah perbuatanmu, karena akan menjadi kebiasaanmu...
Jagalah kebiasaanmu, karena akan membentuk karaktermu...
Seseorang itu akan mati sesuai dengan keadaannya ketika hidup...
Kebiasaan seseorang di dalam kehidupannya itu akan mengingatkannya menjelang kematian...
Jika ia terbiasa melakukan ketaatan, maka itulah yang akan diingatnya ketika sakaratul maut...
Jika kemaksiatan yang lebih banyak ia lakukan, maka itulah yang akan diingatnya...
Sehingga ketika kematian menghampiri, maka ia dikuasai oleh syahwat atau hasrat untuk bermaksiat...
Kenapa...?
Karena keakrabannya yang begitu besar dengan kemaksiatan telah menyebabkannya selalu ingat dan cenderung kepada kemaksiatan...
Lamanya kebiasaan melakukan kemaksiatan menyebabkan pelakunya ingat kepada kemaksiatan ketika maut menjemputnya...
Sesuatu yang akrab di hati dan sering dilakukannya, maka jiwa cenderung kepadanya dan jika ruhnya diambil dalam keadaan tersebut, maka itu artinya ia telah mengakhiri hidupnya dengan keburukan...
Kegelapan dosa kian bertumpuk di dalam hatinya dan semakin meredupkan cahaya keimanannya yang terus melemah...
Akhirnya itu menjadi penghalang antara dirinya dengan Allah dan kesengsaraan di akhir hayatnya...
Dan pada saat itulah nyawanya dicabut oleh Allah dan ia pun mengalami su-ul khatimah...
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :
"Sesungguhnya kuburan adalah tempat pertama dari hari akhir, maka barangsiapa yang selamat di dalamnya, maka setelahnya akan lebih mudah baginya dan barangsiapa yang tidak selamat, maka setelahnya akan semakin mengerikan baginya"
▶ HR. At-Tirmidzi,
▶ Ibnu Majah,
▶ Ahmad dan al-Hakim,
▶ Hadits dari 'Utsman bin Affan,
▶ lihat Shahiihul Jaami' ash-Shaghiir no.1684).
Ya ukhti...
Apakah pernah memikirkan hari kematianmu...!?
Wahai orang yang lalai dari akhirat dan lebih mementingkan dunia...!?
Kenapa masih menunda-nunda taubat dan malas dalam beribadah...!?
"Apakah orang-orang yang membuat kejahatan itu menyangka bahwa Kami akan menjadikan mereka seperti orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shalih, yaitu sama antara kehidupan dan kematian mereka ? Amat buruklah apa yang mereka sangka itu"
▶ (QS.45 : 21)
Ya ukhti...
Perbaikilah urusan akhirat kalian, maka Allah akan memperbaiki urusan dunia kalian...
Perbaikilah bathin kalian, niscaya Allah akan memperbaiki zhahir kalian...
Betapa banyak orang yang sebelumnya sehat lalu mati tanpa sebab yang jelas...
Betapa banyak orang yang sakit, akan tetapi dapat hidup lama di dunia...
Sesungguhnya, manusia yang terlahir itu pasti akan didatangi oleh kematian...
Dan ternyata ada hal lain yang lebih dahsyat dari kematian itu sendiri, yaitu...
Lalai dalam menghadapi kematian, berpaling dan sedikit mengingat kematian serta meninggalkan amal shalih yang merupakan bekal setelah kematian...
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :
"Seandainya kalian tahu (nikmat) apa yang akan disediakan untuk kalian, niscaya kalian tidak akan merasa sedih dengan apa yang telah pergi (menghilang) dari kalian" (HR.Ahmad, hadits dari Irbadh)
Ketika hasrat ibadah terasa lemah, saat taat dirasa berat, tatkala syahwat makin menguat, dan kala hati terkubur dalam futur, maka jawablah ! "Relakah Anda mati dalam keadaan seperti ini ?"
Jika tidak, maka bangkitlah ! Karena tak ada jaminan berumur panjang, tiada pula peluang ketaatan jika telah datang kematian...
Segala puji bagi Allah...
Dzat yang tidak melupakan seorang hamba yang mengingat-Nya...
Segala puji bagi Allah.......
Dzat yang tidak mengabaikan permintaan hamba-Nya.......
Ya Allah, jadikanlah nikmat yang Engkau berikan kepada kami sebagai sarana agar kami selalu tetap taat kepada-Mu...
Janganlah Engkau jadikan nikmat tersebut sebagai sarana untuk kami selalu bermaksiat, lupa diri, lalai dan sombong...
Ya Allah, janganlah Engkau jadikan musibah yang menimpa sebagai adzab untuk kami dan jangan Engkau jadikan musibah itu membuat kami kecewa, menyerah dan putus asa...
Ya Allah, jadikanlah semua yang Engkau berikan kepada kami baik nikmat atau pun musibah adalah sarana pahala dan kebaikan untuk mendekatkan kami kepada-Mu...
Ya Allah, apapun yang terjadi pada kami, berilah kesempatan kepada kami untuk kembali bertaubat...
Ya Allah, ampuni sekecil apapun segala khilaf, salah dan dosa kami dan terimalah sekecil apapun semua kebaikan yang pernah kami lakukan...
Ya Allah, dengan kemuliaan-Mu dan kehinaan kami, kami mohon rahmat-Mu...
Ya Allah, kami mohon kepada-Mu dengan kekuatan-Mu dan kelemahan kami...
Dengan kecukupan-Mu dari kami dan kefakiran kami kepada-Mu...
Hamba-hamba-Mu selain diri-diri kami sangatlah banyak, tapi kami tidak memiliki Tuhan selain Engkau...
...tiada tempat kembali dan menyelamatkan diri selain kepada-Mu...
...tiada lagi tempat mengadu dan bersandar selain hanya kepada-Mu....
Kami mohon kepada-Mu dengan permohonan seorang yang fakir...
Kami berdo'a kepada-Mu dengan sepenuh hati dengan do'a seseorang yang tunduk lagi hina...
Pasrah kepada-Mu dan mengalirkan air mata untuk-Mu...
Serta selalu merendahkan dirinya kepada-Mu...
Ya Allah, ampunan-Mu lebih luas dari pada dosa-dosa kami...
Ya Allah, rahmat-Mu lebih kami harapkan dari pada amalan kami...
Wahai Allah, Dzat yang banyak mengampuni orang yang berlumuran dosa pada dirinya...
Telah datang kepada-Mu pendosa yang mengharap ampunan atas segala kejahatan dirinya...maka berikanlah ampunan-Mu...
Telah datang kepada-Mu pendurhaka yang mengharap rahmat atas segala kemaksiatan dirinya...maka karuniakanlah rahmat-Mu...
Telah datang kepada-Mu orang yang telah merugikan dirinya sendiri...
Yang mengharapkan belas kasihan-Mu atas segala kesalahan dirinya...
maka curahkanlah kasih sayang dari-Mu...
Sekarang akan kami penuhi panggilan-Mu...
akan kami sambut seruan-Mu...
kami ikrarkan janji kepada-Mu...
Kami hadirkan hati berdo'a dengan rasa takut, mencucurkan air mata dan bergemetarnya badan...
Terimalah taubat nasuha kami...
ya Allah...ya Allah...ya Allah...!
▫Wahai Yang Maha Dekat...!
▫Wahai Yang Maha Mengabulkan Doa...!
▫Wahai Yang Maha Mendengarkan Doa...!
Shalawat dan salam dipersembahkan kepada Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam, para keluarga dan sahabatnya...
Segala puji bagi Allah Rabb sekalian alam...
GRUP BAABUSSALAAM
Ustadz Najmi Umar Bakkar